Sekarang bukan zamannya lagi mencari
crack, serial, atau keygen, karena sebenarnya banyak sekali software
yang gratis baik freeware maupun open source. Lisensi freeware berarti
Anda bebas menginstall dan memakai software tersebut secara gratis,
tanpa batasan waktu dan jumlah pemakaian. Lisensi Open Source berarti
Anda dapat memodifikasi source code dan mendistribusikannya dengan
syarat-syarat tertentu yang biasanya gratis juga! Misalnya Anda ingin
mengubah tampilannya, bahasanya, boleh-boleh saja dilakukan jika
software tersebut berlisensi open source. Mulai dari pengolah kata,
data, grafis, audio, dan lain-lain semuanya ada. Bagaimana dengan
kualitasnya?
Apakah lebih buruk
dari software yang versi bayar? Tidak juga, relatif sama.
Tutorialgratis.net memilih software gratis yang terbaik dan pastinya
tidak mengecewakan. Silakan mencoba! Kalau ada yang gratis, kenapa harus
yang bayar?
Sebelum kita
lihat daftarnya kita bedakan dulu macam-macam lisensi software:
1. Freeware,
artinya software tersebut gratis untuk digunakan, Anda tidak bisa
melihat source code software tersebut, biasanya disertai syarat tidak
boleh memodifikasi software tersebut. Ada pula yang disertai syarat
harus untuk kepentingan non-komersial. Tetapi syarat mutlak sebuah
software disebut freeware adalah tanpa batasan jumlah dan waktu
pemakaian. 2. Shareware, artinya software tersebut
dapat didownload dan digunakan pengguna hanya untuk dicoba. Jika
pengguna merasa softwarenya bagus, maka diharuskan membeli. Shareware
sering dibatasi lamanya waktu pakai (misalnya trial 30 hari), atau
jumlah software tersebut dijalankan (misalnya 30x), atau feature-feature
tertentu yang tidak bisa diakses. Sesudah masa ujicobanya berakhir,
software bisa saja terkunci atau bisa saja tetap berfungsi sebagaimana
mestinya. 3. Adware, artinya software tersebut
gratis, tetapi ada iklan yang muncul ketika dijalankan. Iklan dapat
muncul baik pada saat start, atau muncul di sela-sela penggunaan. 4.
Open Source, artinya software yang source code-nya
dibuka ke publik, Anda bisa memodifikasi dan mendistribusikan atau
mempublikasikan source code hasil modifikasi dengan syarat-syarat
tertentu, misalnya dengan tetap mempertahankan nama softwarenya. Lisensi Open
Source dibagi menjadi beberapa macam lisensi:
|